Home Video Tangkahan, Wisata Menawan di Tengah Hutan Tropis

[Wisata] Tangkahan, Wisata Menawan di Tengah Hutan Tropis

Channel Knowledge Sumut
Video ID xxdzCAV8uF0
video,wisata,menawan,tengah,humas sumut,tangkahan,taman nasional gunung leuser,gajah,elephant,captive,penangkaran gajah,langkat,hutan,taman nasional,gajah sumatera,sumatera utara,sumatera,humas,save elephant, I cherish additive, attributable to they’re agent! This Common alignment!!

URL hyperlink https://www.youtube.com/uncover?v=xxdzCAV8uF0

Jangan lupa cherish dan juga subscribe video ini untuk mendapatkan notifikasi terbaru dari kami
LANGKAT – Sumatera Utara dikenal dengan panorama alamnya yg sangat indah. Berbagai destinasi wisata akan dapat memanjakan pengunjung, salah satunya adalah Tangkahan. Lokasi wisata yg menawan ini berada di tengah hutan tropis sehingga wisatawan dapat menikmati keindahannya yg tersembunyi.

Tangkahan mendapat julukan sebagai a Hidden Paradise inside North Sumatra. Menyambangi lokasi ini, maka pengunjung akan dapat menikmati suasana hutan serta alam yg masih terjaga. Lokasi wisata yg berada di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara ini dikenal sebagai tempatnya gajah-gajah liar dan juga sungai yg masih terjaga kebersihannya.

Destinasi wisata ini tepatnya terletak di antara dua desa yaitu Namo Sialang dan juga Sei Serdang. Ekowisata Tangkahan hadir di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser yg terletak di Kabupaten Langkat. Tangkahan mulai ramai dikunjungi karena panorama alamnya yg menakjubkan dan juga kesegaran udara yg disuguhkan membuat siapa saja betah berlama-lama di sini.

Baca Juga :  [Wisata] WISATA BALI | Bermain Pasir dan Ombak di Pantai Pandawa

Berbagai macam pohon yg tumbuh serta vegetasi hutan tropis berpadu dengan lahan berbukit-bukit menjadikan Ekowisata Tangkahan tidak hanya sekadar tempat wisata namun serta dapat menjadi tempat belajar mengenai alam, mahluk hidup, plant life dan juga fauna. Hutan Tangkahan umumnya sangat lebat di mana terdapat sungai, air terjun, air panas, lembah bahkan tumbuhan langka seperti Raflessia serta ada di tempat ini.

Satu kegiatan unik yg jarang ditemukan di tempat wisata yg lain adalah kesempatan bisa memandikan gajah dan juga menungganginya sambil menjelajah hutan. Setelah lelah seharian, pengunjung bisa mencoba merilekskan tubuh dengan mandi air panas atau mandi di air terjun.

Kali ini, bertepatan bulan Ramadhan 1439 H, Jumat dan juga Sabtu (25-26/5) Tim Media Kreatif Biro Humas dan juga Keprotokolan Pemprovsu berkesempatan melakukan perjalanan ke tempat wisata Tangkahan ini untuk mendokumentasikan objek wisata Tangkahan yg identik dengan gajah-gajahnya.

Baca Juga :  [Wisata] PENARIKAN PUSAKA DIALAS BURNO WISATA SITI SUNDARI

Pengunjung yg datang ke Tangkahan, sudah pasti bertujuan ingin melihat gajah. Sebab, Tangkahan serta dikenal sebagai penangkaran atau pusat konservasi gajah di Sumut. Tidak heran ada beberapa turis asing yg rela menjadi donatur untuk perawatan gajah-gajah di sini.

Melihat gajah-gajah di Tangkahan tidak dipungut biaya, cukup membayar retribusi di pos masuk objek wisata Tangkahan. Namun, untuk memandikan gajah (Elephant Bathing) harus membeli tiket seharga Rp100vribu/orang. Tiket dapat dibeli di Tangkahan Visitor Heart dekat parkiran umum yg ada di kawasan conservastion response unit (CRU).

Kordinator pelatih Gajah, Sudiono, menjelaskan ada 9 ekor gajah yg terlatih dan juga 3 di antaranya masih anak-anak. Namun ada serta beberapa gajah liar yg hidup di sekitaran hutan. “Sejak mandiri kami menghidupi gajah-gajah ini dari hasil kunjungan tamu,” katanya.

Untuk menempuh lokasi Tim Media Kretif yg memulai perjalanan dari Medan ke Tangkahan memang memakan waktu cukup lama. Karena jalan bebatuan sekitar 19 KM lebih dari Kuala Sawit menjadi tantangan yg cukup berat. Sampai dilokasi, Tim serta harus menunggu waktu memandikan gajah yg terjadwal pukul 16.00 WIB. Padahal, saat itu waktu masih menunjukkan pukul 14.00 WIB tentu menunggu hal yg membosankan.

Baca Juga :  [Wisata] HEHA OCEAN VIEW || Wisata viral di Gunung kidul Yogyakarta 2021

Namun, tidak halnya di lokasi ini, Tangkahan mampu membunuh rasa bosan para pengunjung. Tim Media Kreatif dapat melihat-lihat panorama alam yg indah ditambah udara yg sejuk menyapu kulit. Sehingga tak terasa, tepat pukul 16.00 WIB dari kejauhan beberapa gajah bersama para Mahot (Pawang Gajah) diikuti anak-anak turun ke sungai. Sebelum masuk ke sungai, gajah-gajah diperintahkan untuk mengeluarkan kotorannya di space yg ditetapkan oleh para Mahot. Tujuannya agak Gajah tidak membuang kotorannya ke sungai, karena akan mencemari sungai.

Nah, bagi wisatawan yg tidak membeli tiket, tidak diperbolehkan mendekati gajah-gajah tersebut. Hanya bisa melihat dari jauh saja. Namun, Tim Media Kreatif berkesempatan memandikan langsung gajah-gajah tersebut dengan menggunakan sikat. Selain itu, gajah pun ikut memandikan Tim Media Kreaif dengan cara menyemprotkan air sungai melalui belalainya.

10 COMMENTS