Home Terbaru 3 Cara Bijak Menghadapi Teman yg Patah Hati

3 Cara Bijak Menghadapi Teman yg Patah Hati

Berita , Video , Terbaru January 13, 2022 1:11 pm

Travelgaul.com – Layangan Putus tak henti-hentinya dibicarakan berasal dari berbagai sisi. berasal dari sisi peselingkuh, sisi orang ketiga, sampai sisi wanita yg diselingkuhi dari pasangannya. Dikhianati, dibohongi, memang rasa sakitnya luar biasa. Tidak akan pernah dipahami, kecuali anda merasakan sendiri, gimana rasanya dibohongi secara kontinu plus diselingkuhi dari orang yg anda sayangi dan juga serta percaya.

Bukan patah hati lagi, tapi hancur sehancur-hancurnya. Rasanya sakit, lemas, tak berdaya, belum berdampak ke aktivitas kami. Nangis ialah salah satu meluapkan rasa sakit itu, tapi kadang menangis pun rasanya tak cukup. Masih menyisakan luka. Bicara pada sahabat, serta salah satu melepas sedih, tapi apakah mereka benar-benar mengerti persaanmu? saat seorang teman curhat pada kami karena patah hati, kami mesti berhati-hati dan juga serta bijak menanggapinya.

Baca Juga :  [Wisata] Wisata tawangmangu magetan | grojokan sewu,sarangan #shorts

Seperti di episode 6, saat Kinan akhirnya mengungkapkan kepada 3 sahabatnya: Andre, Lola, dan juga serta Dita, apabila Mas Aris berselingkuh, dengan air mata berlinang. Ketiga sahabatnya, prihatin ikut sedih. Maksud hati mau menenangkan, tapi kalimat yg salah, bukannya membuat Kinan tenang, malah marah. Ingat, di episode tersebut, Andre bilang, sebaiknya berpikir positif dulu. Nggak salah, ngomong berpikir positif dulu, tapi masalahnya, ini di dalam kondisi hati yg telah morat-marit, dan juga serta memang bukti-bukti telah mendekati kebenaran. Akhirnya, malah bikin Kinan marah. Lalu, seharusnya bagaimana kami berkata dan juga serta bersikap saat teman sedang patah hati? Ini beberapa tipsnya.

Terkadang Cukup Menjadi “Tong Sampah”-nya, Mendengarkan, dan juga serta Mencoba Memahami Situasinya.

Patah hati terkadang dapat membuat seseorang menjadi sangat kalut. Pikiran nggak fokus, yg diketahui dan juga serta dirasa cuma sakit. cuma ingin menumpahkan semua kegalauan ini. di dalam tahap ini, saat temanmu meminta bertemu dan juga serta ingin bercakap denganmu, tentu saja, jangan abaikan. Temui, lalu coba dengarkan saja keluh kesahnya, sambal berusaha menghayati, memahami apabila anda di posisinya. apabila tak yakin mau berkomentar apa, lebih jangan berkomentar, berasal dari pada kesannya menghakimi. Ingat, Ia beda denganmu di dalam menghadapai suatu situasi. Lebih bagus anda bertanya, untuk menelusuri sejauh apa kesakitan yg dirasanya, seperti apa kejadian, atau kronologinya. apabila telah cukup paham, baru berkomentar. Atau, tunggu Ia yg meminta pendapatmu atau komentarmu.

Baca Juga :  Kelanjutan Filosofi Kopi 2, Chicco Jerikho Bawa Pesan Khusus di Film Ben & Jody

Urungkan Niat Untuk Memintanya supaya Tidak Patah Hati

Helo, namanya lagi sedih, lagi patah hati, masa mesti dipaksa “Please, jangan patah hati”. saat sedih, ya, memang rasanya sedih, tidak bagus serta mengabaikan perasaan sedih. terdapat saatnya memang, “It’s Ok Not to become Ok” karena kenyataannya memang demikian. Menyuruhnya untuk tidak patah hati, jatuhnya menjadi basa-basi. Sama saja anda seolah tak berempati. membuat yg lagi patah hati, rasanya nggak enak banget lho, dengar kalimat ini. NGgak membuatnya lebih tenang. Berikan Ia support, just listening to her!

Baca Juga :  [Wisata] Wisata Rumah Pohon Habitat

Berperan Netral, Berikan Dukungan, Jangan Keburu Ikut Menjelek-Jelekkan Pasangannya

Sebagai sahabat, pastinya kami gemas melihat sahabat kami sakit hati. Apalahi sampai kecewa berkali-kali. Namun sebagaimana teman yg bagus pula, pada akhirnya yg kami lakukan Cuma mendukung keputusannya dan juga serta memberi saran saat ia membutuhkannya. Berharap si sahabat akan segera sadar untuk membuat keputusan terbaik, tanpa mesti menjelek-jelekkan pasangannya.

Sumber Referensi & Artikel : tabloidbintang
Saksikan video terbaru berikut ini: